Eksfoliasi Saat Kulit Berjerawat, Bagaimana Sebaiknya?

Eksfoliasi Saat Kulit Berjerawat


Eksfoliasi wajah adalah salah satu cara perawatan yang bertujuan mengangkat sel kulit mati serta kotoran yang menempel pada wajah. Eksfoliasi penting dilakukan karena kulit wajah akan tampak lebih halus dan cerah, eksfoliasi dapat bermanfaat untuk mengurangi komedo, meratakan tekstur kulit dengan mengikis sel-sel kulit mati, membuat kulit wajah menjadi lebih cerah, dan melembapkan kulit.

Salah satu produk skincare yang bisa kamu coba adalah skincare dengan kandungan AHA BHA. Skincare yang mengandung AHA BHA menjadi salah satu rangkaian skincare yang tidak boleh dilewatkan. Untuk kulit berjerawat eksfoliasi dilakukan sebanyak 2-3 kali seminggu, bagi kamu yang memiliki tipe kulit berminyak atau berjerawat kamu bisa menggunakan produk dari Everwhite: AHA BHA PHA Peeling Serum.

Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum merupakan produk yang cocok untuk kamu gunakan pada kulit kusam, pori-pori tersumbat, dan warna tekstur kulit tidak rata. Dengan kandungan mandelic acid atau AHA sebanyak 5% yang efektif mengangkat sel kulit mati, dan membantu mencerahkan warna kulit tidak rata. Kandungan lactic acid 2% bermanfaat untuk merawat kelembutan dan kehalusan kulit. Sedangkan kandungan salicylic acid atau BHA 2% dapat membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, serta membantu merawat kulit berjerawat.


Ketika kulit memiliki jerawat, eksfoliasi perlu dilakukan dengan hati-hati, karena kulit lebih sensitif terhadap pengelupasan dan penggunaan skincare. Nah, supaya tidak memperparah kondisi kulit, ini dia aturan yang perlu kamu perhatikan saat melakukan eksfoliasi pada kulit berjerawat.

1.) Hindari Menggunakan Scrub

Hobi Scrubbing Wajah? Hindari 5 Titik Ini Supaya Kulit Tidak Kering dan  Kendur | BukaReview

Saat mengeksfoliasi kulit berjerawat, sebaiknya hindari memakai produk eksfoliasi yang mengandung butiran scrub (physical exfoliant). Butiran scrub ini dinilai mempunyai tekstur yang terlalu abrasif untuk kulit berjerawat. Scrub juga dapat menciptakan microtears atau luka halus yang semakin menambah peradangan pada wajah, sehingga menjadi pintu masuk bakteri dan menyebabkan jerawat. Alih-alih menggunakan scrub, produk eksfoliasi berupa toner atau lotion berformula lembut juga lebih disarankan bagi kulit berjerawat, agar tidak sakit.

2.) Pilih Kandungan Produk yang Tepat

Simak Cara Memilih Skincare untuk Kulit Kombinasi | Orami

Dibandingkan physical exfoliant, produk chemical exfoliant bisa bekerja lebih lembut sehingga rendah resiko iritasi. Produk-produk chemical exfoliant yang baik untuk kulit berjerawat umumnya mengandung AHA atau BHA yang tak hanya efektif mengangkat sel-sel kulit mati, namun juga dapat membantu meringkas minyak berlebih di wajah. Meski begitu, kamu sebaiknya memilih produk eksfoliasi dengan kadar AHA dan BHA yang rendah agar formulanya tetap lembut bagi kulit berjerawat seperti Everwhite AHA BHA PHA Peeling Serum.

3.) Tidak Terlalu Sering Melakukan Eksfoliasi

Efek Terlalu Sering Eksfoliasi Kulit Wajah dan Cara Menanganinya - Cantik  Tempo.co

Selain memastikan produk yang digunakan sudah tepat atau belum, kamu perlu memerhatikan supaya tidak melakukan eksfoliasi wajah terlalu sering. Waktu yang ideal untuk melakukan eksfoliasi kulit berjerawat, yaitu sekitar 1-2 minggu sekali. Hindari juga melakukan eksfoliasi secara berlebihan, seperti menggosok terlalu keras atau menggunakan produk terlalu banyak. Sebab dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada kulit.

4.) Menggunakan Pelembap Usai Eksfoliasi

Jangan Sembarangan, Begini 9 Cara Aman Melakukan Eksfol...

Eksfoliasi bisa melawan pertumbuhan jerawat, mengurangi pigmentasi, menghilangkan bekas jerawat dan meminimalkan munculnya kerusakan pada kulit akibat sinar matahari. Tak kalah penting, kamu juga sebaiknya tidak melewatkan penggunaan pelembab setelah melakukan eksfoliasi. Karena, setelah melakukan eksfoliasi kulit akan cenderung terasa kering yang dapat memicunya memproduksi lebih banyak minyak. Pastikan kamu memilih jenis pelembab yang ringan dan non-comedogenic sehingga justru menyumbat pori dan menimbulkan masalah kulit baru.

Waktu untuk Melakukan Eksfoliasi


Waktu yang sebaiknya dilakukan untuk eksfoliasi sebenarnya tergantung pada jenis kulit. Pada setiap orang, tujuan mengapa harus melakukan eksfoliasi adalah agar kulit menjadi lebih baik, tidak kering dan bersinar. Maka dari itu, baik dilakukan pada waktu berikut:

Eksfoliasi di Pagi Hari

Eksfoliasi di pagi hari sangat bermanfaat untuk orang-orang yang memiliki kulit sensitif. Karena pada waktu tersebut dapat mengurangi penumpukan sel kulit mati, membuat wajah menjadi lebih cerah, serta dapat memberi waktu pada kulit untuk bereaksi terhadap robekan dan pengelupasan.

Eksfoliasi di Malam Hari

Pada malam hari dapat memungkinkan produk kaya nutrisi untuk menyerap ke dalam kulit, menyerap vitamin dan antioksidan jauh ke dalam kulit, dapat membantu mengangkat kotoran yang menumpuk di kulit akibat dari krim siang, makeup, polusi dan keringat.

Mau melakukan eksfoliasi pada malam atau pagi hari sama baiknya, karena menyesuaikan kebutuhan dan jenis kulit kamu. Hal terpenting kamu tidak melakukan eksfoliasi setiap hari yang bisa berakibat buruk bagi kulit. Eksfoliasi pada tahapan skincare berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit dapat terhindar dari masalah kusam dan jerawat. Oleh karena itu, agar tetap aman lakukan ekfoliasi sebanyak satu hingga dua kali seminggu. Setelah melakukan pengelupasan, jangan lupa kamu juga harus menggunakan pelembab dan tabir surya.

Disclaimer : The Effectiveness of the product will vary, depending on natural disposition of each person