Inilah Skincare Routine Untuk Merawat Kulit Berminyak

Inilah Skincare Routine Terbaik Untuk Merawat Kulit Berminyak


Kulit berminyak menjadi salah satu kasus kulit yang sering dikeluhkan banyak orang. Produksi sebum ataupun minyak berlebih membuat kulit nampak kusam serta mengusik penampilan. Belum lagi perihal ini pula bisa memunculkan jerawat. Produksi minyak di kulit tidak dapat dihindari, tetapi terdapat sebagian cara menguranginya.

Ciri kulit berminyak ditandai dengan produksi berlebih minyak alami pada kulit serta Biasanya untuk mengecek apakah kulitmu termasuk jenis kulit berminyak atau tidak, bisa dicek apakah bagian T-Zone pada kulitmu yaitu dahi, hidung dan dagu sering kali lebih cepat berminyak.

Selain itu, kamu juga melihat apakah saat memakai makeup, apakah riasan lebih cepat luntur atau tidak. Apabila kamu merasa bahwa bagian T-Zone pada kulitmu mudah berminyak dan merasa makeup cepat luntur, itu menandakan jenis kulitmu masuk kategori jenis kulit berminyak.

Saat ini sudah banyak produk skincare yang dikhususkan untuk merawat kulit berminyak dan serta tambahan skincare yang memiliki manfaat untuk mengurangi risiko timbulnya jerawat pada kulit berminyak. Namun, tidak semua produk skincare yang dikhususkan untuk kulit berminyak bisa langsung cocok digunakan pada pemilik kulit berminyak.

Mengetahui penyebab kulit berminyak dan cara mengatasinya dengan tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab muka berminyak agar cara mengatasinya dapat dilakukan dengan tepat.


Ini Dia Penyebab Kulit Berminyak

Terdapat banyak faktor yang jadi pemicu kulit berminyak. Maka dari itu, para pemilik kulit berminyak wajib memahami bermacam faktor tersebut untuk menemukan solusi yang tepat. Nah, berikut ini adalah faktor yang sering jadi penyebabnya.

1. Faktor usia

Remaja dan orang-orang berusia dewasa muda lebih rentan mengalami masalah kulit berminyak. Hal ini disebabkan karena semakin tua usia seseorang, produksi sebum dari kelenjar minyak akan semakin sedikit.

Bersamaan bertambahnya umur, kulit kehabisan protein penyokong yang diucap kolagen. Berkurangnya kolagen membuat kelenjar minyak bekerja lebih lambat. Ini sebabnya mayoritas orangtua mempunyai kulit yang kering dan penuh garis halus serta keriput.

Pemilik kulit jenis berminyak memang sering bermasalah dengan komedo dan jerawat. Akan tetapi, mereka sebenarnya juga memiliki satu keuntungan, yaitu tanda-tanda penuaan yang muncul lebih lambat karena kulitnya lebih lembap.

2. Faktor genetik

Permasalahan kulit berminyak cenderung diturunkan dalam keluarga. Bila salah satu pihak orangtua mempunyai keadaan ini, anaknya juga mungkin hadapi permasalahan seragam. Peluangnya hendak meningkat apabila kedua orangtua mempunyai keadaan kulit yang sama.

3. Mempunyai pori-pori yang besar

Pori-pori wajah dapat membengkak serta melebar bersamaan pertambahan umur, peningkatan berat tubuh, serta kemunculan jerawat. Orang-orang yang mempunyai pori-pori besar umumnya memproduksi minyak lebih banyak dibanding orang dengan pori-pori wajar.

Pori-pori wajah yang besar memanglah tidak bisa dikecilkan. Walaupun begitu, Kamu dapat menghindari penimbunan kotoran serta sebum pada pori-pori dengan teratur melaksanakan eksfoliasi. Eksfoliasi hendak mengangkut susunan kulit yang telah mati.

4. Pergantian cuaca

Kelenjar minyak cenderung menciptakan lebih banyak sebum pada cuaca kering serta panas. Perihal ini bertujuan supaya kulit tidak hadapi kehilangan cairan tubuh akibat kehabisan banyak cairan. Tetapi, produksi sebum yang berlebih malah membuat kulit terlalu berminyak.

5. Berlebihan merawat kulit

Rutinitas perawatan memanglah berarti untuk kesehatan kulit, tetapi yakinkan Kamu tidak berlebihan dalam melaksanakannya. Apalagi, perawatan simpel seperti memakai sabun muka ataupun eksfoliasi dengan scrub juga dapat memberikan pengaruh yang besar.

Cuci muka serta eksfoliasi bertujuan buat membersihkan minyak serta sel kulit mati di wajah yang menumpuk. Walaupun demikian, rangkaian perawatan ini pula dapat melenyapkan minyak natural kulit apabila terlalu sering dicoba.

Kelenjar minyak kesimpulannya menciptakan lebih banyak sebum buat mengembalikan kelembapan kulit yang lenyap. Maka dari itu, hendaknya mencuci muka 2 kali satu hari saja buat menghindari produksi minyak berlebih di wajah.

6. Tidak cocok dengan produk skincare

Kulit berminyak juga sering disebabkan karena salah memilih produk perawatan kulit. Misalnya, pemakaian krim untuk kulit kombinasi terhadap kulit yang berminyak atau penggunaan sampo yang tidak sesuai dengan tipe kulit kepala.

Inilah mengapa kamu harus memahami jenis kulit kamu dan membaca label kemasan sebelum membeli produk perawatan kulit tertentu. Menggunakan produk perawatan yang benar bisa memberikan perbedaan drastis pada wajah dan kulit kepala.

Gunakan produk berbahan dasar salicylic acid (asam salisilat) dan hindari produk yang mengandung glycolic acid. Salicylic acid bersifat mengikat minyak dan menyerap ke dalam tempat kelenjar minyak berada untuk menumpas minyak berlebih.

7.  Hormon yang tidak seimbang

Ketidakseimbangan hormon nyatanya dapat membuat kelenjar minyak jadi terlalu aktif. Umumnya perihal ini diakibatkan oleh bermacam Faktor seperti pola makan, berolahraga, pemakaian perlengkapan kontrasepsi, haid, kehamilan, serta menopause.

8. Tidak memakai pelembap

Meski melekat langsung dengan pori-pori, pelembap sesungguhnya tidak membuat kulit menjadi berminyak. Pelembap jutsru membantu melindungi kulit lembap yang terhidrasi dengan baik. Maka dari itu, jangan konsumsi pelembap cuma sebab kulit kamu mempunyai minyak berlebih.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah memilih pelembap yang pas buat kulit berminyak. Memilih produk seperti “bebas minyak” serta “non-komedogenik” yang tidak menutup pori-pori. Pelembap berbahan dasar air pula sesuai serta dapat bekerja efisien buat orang dengan kulit berminyak.

9. Terlalu banyak mengonsumsi gula

Makanan berlemak sering dikira selaku pemicu kulit berminyak serta berjerawat. Sementara itu, lemak tidak senantiasa berkaitan dengan keadaan ini. Lemak sehat seperti asam lemak omega-3 malah memberikan manfaat untuk kulit.

Makanan yang memperparah kulit berminyak justru adalah gula yang. Gula berlebih bisa menyebabkan peradangan pada seluruh tubuh, termasuk juga kulit. Nantinya kulit akan lebih mudah berminyak dan mudah berjerawat.

10. Terlalu fokus mengeringkan wajah

Pemilik kulit berminyak sering terganggu dengan minyak yang muncul kembali tidak lama setelah mencuci muka. Tanpa sadar, hal ini mungkin membuat kamu menumpuk sederet produk pengering muka, seperti produk toner beralkohol atau sabun muka scrub.

Hobi menguras minyak di muka ini lambat laun akan menjadi ‘senjata makan tuan’. Kulit yang terlalu sering terkena alkohol justru akan menghasilkan lebih banyak minyak, sebab alkohol memiliki sifat mengeringkan kulit.


Perawatan Untuk Kulit Berminyak

Menyusun skincare routine yang sangat sesuai buat setiap tipe kulit bukanlah hal yang mudah buat dicoba. Jangan salah, meski tidak mudah dicoba, memanglah mencari skincare routine yang pas akan ada masa trial and error-nya. Hal ini berlaku buat pemilik kulit berminyak dalam memastikan skincare routine terbaik. Nah, berikut ini tahapan skincare routine yang harus dicoba buat kulit berminyak.

Step 1: Micellar Water

Selain membersihkan sisa makeup serta kotoran, micellar water bisa membantu kurangi produksi minyak berlebih di wajah tanpa harus kulit kering. Pilih micellar water yang diperuntukkan buat kulit berminyak ataupun berjerawat. Kalian tinggal pilih micellar water dengan formula bebas alkohol.

Step 2: Facial Wash

Setelah micellar water, memakai facial wash ataupun pembersih wajah untuk double cleansing. Pilih produk facial wash yang memiliki glycolic acid ataupun salicylic acid. Sebanyak apapun tahap membersihkan makeup wajah, tampaknya belum sempurna jika belum membersihkan wajah dengan Everwhite Facial Wash, salah satu sabun pembersih wajah terbaik.

Sabun ini diperkaya dengan 4 kandungan pencerah kulit yaitu Kefir, Collagen, Gluta dan Arbutin. Facial wash ini mampu membersihkan wajah dan pori-pori, dapat membantu mengangkat minyak dan debu, membantu mencerahkan kulit wajah, merawat kehalusan kulit wajah. Sehingga wajah akan tampak lebih bersih dan cerah.

Step 3: Toner

Skincare routine buat kulit berminyak berikutnya merupakan toner. Skincare bertekstur cair ini mempunyai manfaat tidak cuma menjaga serta mencerahkan kulit wajah, tetapi pula mengikis produksi sebum berlebih di wajah. Pilih toner yang bisa mengatasi minyak berlebih, seperti Everwhite Acne pair Toner yang mengandung AHA mampu merangsang pertumbuhan sel kulit baru dan mencerahkan kulit wajah yang kusam.

BHA dapat mengangkat sel kulit mati higga ke pori-pori kulitmu dan mengontrol produksi minyak berlebih yang menjadi penyebab jerawat. Sedangkan, CICA kaya akan antioksidan yang dapat meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit yang berjerawat. Untuk itu, toner menjadi skincare yang penting bagi pemilik wajah berminyak dan berjerawat.

Step 4: Moisturizer

Banyak yang menyebut kulit berminyak tidak perlu mengenakan moisturizer, sebab itu bisa membuat kulit kamu kian berminyak, yang ujung-ujungnya bakal memunculkan jerawat. Sementara itu, kulit berminyak perlu moisturizer yang baik pula.

Selain melindungi kelembapan kulit, moisturizer pula bisa melindungi keelastisan kulit. Kamu bisa memilih pelembap dengan kandungan oil free atau bebas minyak. Kandungan ini bisa ditemui dalam glycerin yang tidak membuat pori-pori jadi tersumbat.

Step 5: Sunscreen

Guna utama tabir surya merupakan melindungi kulit dari akibat kurang baik cahaya matahari ataupun UV. Sama dengan moisturizer, pemilik kulit berminyak pula agak malas mengenakan sunscreen lantaran hendak membuat kulit terus menjadi berminyak.

Sementara itu, paparan cahaya dan sinar matahari juga bisa membuat kulit berminyak serta merangsang untuk munculnya jerawat. Pemilik kulit berminyak bisa memilih sunscreen dengan formula acne-prone dan non-komedogenik.

Disclaimer : The Effectiveness of the product will vary, depending on natural disposition of each person